Langsung ke konten utama

Postingan

Realitas Pemberantas Pengemis di Indonesia

Ciputat - Puluhan pasang mata menatap iba wanita Paruh baya yang duduk di depan masjid Fathullah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Beralaskan kardus, wanita tersebut meminta belas kasihan orang-orang yang berlalu-lalang di sekitar masjid. Namanya adalah Titin. Wanita yang ketika Jum’at (13/3) itu mengenakan batik berwarna hitam kuning pudar, dan samping panjang yang dililitkan di kepalanya. Seusai solat Jum’at, terlihat beberapa orang memberikan beberapa uang recehan kepada wanita tersebut. Titin mengaku, dia dapat mengumpulkan pundi-pundi rupiah sebesar 20 ribu hingga 40 ribu dalam sehari. ” Didalem sih banyak orang, tapi ngasih kga” ujar Titin, Jum’at (13/3) seraya membetulakn tempat duduknya. Uang yang diperolehnya, lanjutnya, hanya untuk makan sehari dan untuk ngaji. Titin berangkat dari rumahnya, Pondok Petung sekitar jam sembilan pagi dan kembali ke rumahnya pukul dua siang menggunakan angkutan umum. Jika jalanan lancar dia hanya membutuhkan w...

Manusia dan Cinta

                   Manusia dan Cinta Oleh: Yudi Setiadi [1]             Cinta adalah dorongan mulia dari sanubari yang memberikan eksistensi diri atau aktualisai dirinya kepada yang dicintai dan dilukiskan melalui pemberian bukan permintaan. Cinta adalah suatu kebutuhan fundamental bagi setiap manusia. Manusia sebagai mahluk sosial tentu membutuhkan orang lain untuk menutupi kekurangannya, hal tersebut memiliki relasi dengan cinta. Karena manusia melkukan sesuatu kebaikan kepada seseorang karena dasar cinta. Cinta dalam artian ini tidak terbatas antara lawan jenis, tetapi juga berlaku untuk sesama jenis. Sesama jenis disini bukan dalam artian lesbianisme atau homonisme. Sesama jenis disini dimaksudkan perihal cinta ibu kepada anak perempuannya, ayah kepada anak laki-lakinya dan juga sebaliknya.        ...

Budaya dan kebudayaan

Budaya dan kebudayaan Oleh: Yudi Setiadi [1] Kebudayaan dalam bahasa Belanda yakni Cultuur, jika dalam bahsa Inggris berarti Culture, jika kita tinjau dari bahasa latin adalah Colere, tapi ada juga yang mengatakan bahwa kebudayaan berasala dari bahasa Sansakerta yang memiliki arti akal budi. Akal budi dapat kita tafsirkan sebagai daya dari budi manusia dalam melakukan aktifitas mengelola dan mengurus bumi atau alam ini. Pernyataan ini sesuai dengan firman Allah SWT yang berbunyi: ø Œ Î ) u r t A $ s % š  • / u ‘ Ï p s 3 Í ´ ¯ » n = y J ù = Ï 9 ’ Î o T Î ) × @ Ï ã % y ` ’ Î û Ç Ú ö ‘ F { $ # Z p x ÿ ‹ Î = y z    “ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." [2] Dari penjelasan diatas dapat kita interpretasikan Kebudayaan secara singkat sebagai sebuah globalisasi tingkah laku manusia. Yakni, mensosialisasikan atau proses memasukan tingkah laku manusia ke ruang lingkup dunia....

Benahilah Pandangan hidupmu kawan.,

Benahilah Pandangan hidupmu kawan., 1. pandangan hidup adalah pedoman bagi setiap orang manusia yang akan menentunnya kepada suatu tujuan. 2. tidak ada seorangpun didunia ini yang tidak memiliki pandangan hidup, karena jikalau tidak memiliki pandangan hidup maka kaburlah masa depannya, karena pada kenyataannya pandangan hidup itu meliputi cita-cita, kebijakan, dan juga pola sikap. 3. seseorang yang meningalkan pandangan hidup itu tidak berarti dia tidak memilik pandangan hi dup, akan tetapi dia memilih untuk mengganti pandangan hidupnya dengan pandangan hidup yang lain, seperti yang dikatakan diatas semua orang memiliki pandangan hidupnya sendiri. 4. seiring dengan perkembangan zaman, varian pandangan hidup seseorang akan memiliki beragam perbedaan dengan yang lain. 5. tetapi itu tidak berarti membuat dikotoma dalam masyarakat, karena pandangan hidup adalah milik pribadi masing-masing yang tak bisa digugat. 6. bung, pandangan hidupmu tidak terbentuk begitu saja. 7. setiap -yang...

Dahsyatnya Kekuatan Fokus

Assalamu'alaikum Alhamdulillah, wassolatu wassalam 'ala Rosulillah! Kawan, pernahkah kita berfikir mengapa pekerjakan yang kita lakukan selama ini selalu membuahkan hasil yang tidak maksimal dan juga tidak sesuai dengan target. pernahkah kita memikirkan apa penyebab itu semua? penyebabnya adalah karena kita kurang fokus dalam melakukan semua kegiatan yang kita lakukan. sedikit mengambil contoh, sewaktu dibangku sekolah dasar kebanyakan dari kita pasti pernah diberi tugas oleh guru untuk melakukan simulasi dengan sebuah lup/kaca pembesar. simulasi tersebut sederhana, kita hanya diperintahkan untuk memfokuskan cahaya matahari yang tersalurkan melalui lup tersebut pada sebuah kertas atau daun kering, dan hasil akhirnya kertas tersebut akan mengeluarkan adap sebelum akhirnya terbakar. jika kita samakan fokus dalam pekerjakaan kita dengan fokus lup tersebut mungkin akan menghasilkan karya yang luar biasa. mungkin simulasi lup itu sederhana namun memiliki makna yang cukup dal...

Bermimpilah Selagi Bisa

Didunia ini, terasa hambar jika kita berjalan dalam kehampaan tanpa arah tujuan merana sendiri tiada tepi. menikmati kesindirian terkadang lebih terasa sakit dibanding memikul beban bersama arah tujuan yang pasti. meniti ketidakpastian hidup akan terasa lebih indah dengan adanya tujuan. contohnya, jika kita berjalan-jalan tanpa satu tujuan yang jelas, mungkin akan terasa lama nan hambar, tak ada kesan tercipta dalam perjalan tersebut. Tapi, ketika kitasedang bepergian dengan satu tujuan yang jelas, pasti dalam setiap langkah kita akan terasa bahagia, dan membuat kesan bahkan akan membuat sebuah pesan indah kepada setiap insan yang akan mendengarkan setiap cerita perjalanan tersebut. Hidup! iya hidup. banyak orang yang mengatakan hidup itu tidak adil!, hidup itu penuh dengan beban, dll. Mereka yang berkata demikian adalah orang yang tidak memiliki mimpi dalam hidupnya. orang yang tidak memiliki mimpi untuk diwujudkan hidupnya akan terasa hampa tanpa tujuan. Lebih baik mempunyai bany...

Pengaruh Bacaan Al-qur'an Terhadap Otak

Pengaruh Bacaan Al-qur'an Terhadap Otak “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”. Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar. Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahi...